Hati-hati memilih buku anak

Menanamkan minat baca tentu harus dimulai sejak usia dini sehingga kebiasaan baik itu akan terus tertanam hingga buah hati dewasa nanti. Tetapi sebagai orang tua hendaknya berhati-hati dalam memilih buku anak, karena selain bisa membentuk karakter baik bila buku bacaan anak memuat pesan moral yang baik, sebaliknya buku-buku yang tidak sesuai bisa membuat anak meniru keburukan tokoh dalam buku yang dibacanya. Hal ini tentu sangat berbahaya, karena buku bisa mempengaruhi kepribadian, karakter, dan sifat anak.

Penerbit buku anak ternama dan pengarang terkenal bukanlah jaminan

Penerbit ternama atau penulis buku termasyur belum tentu selalu menghasilkan buku anak yang sesuai bagi buah hati Anda. Sebagaimana yang kita ketahui, selalu ada perhitungan laba rugi dalam semua bisnis termasuk bisnis penerbitan, sehingga tidak semua buku yang diterbitkan sebuah penerbit adalah buku berkualitas dengan nilai pendidikan karena tidak semua orang bersedia membeli buku semacam itu, sementara penerbit harus memperhitungkan pendapatan yang diperolehnya sehingga mereka pun kadang kala harus menuruti selera pasar.

Begitu pula penulis yang terkenal bukanlah jaminan bahwa karya yang dihasilkannya akan baik bagi putra putri Anda, karena mungkin buku yang ia tulis tidak sesuai dengan usia buah hati. Penulis-penulis dari mancanegara karyanya mungkin juga tidak cocok sebagai bacaan buah hati Anda karena etika dan norma sosial yang tergambar dalam karyanya tentu tidak sama dengan kebudayaan di tanah air.

Menyeleksi Buku Untuk Anak

Usahakan membaca terlebih dahulu buku anak yang akan Anda hadiahkan kepada si Kecil. Karena kadang kala walaupun tergolong sebagai buku untuk anak, banyak yang menampilkan muatan kekerasan, kenakalan, menekan teman di sekolah, atau adegan percintaan yang belum sesuai dengan usia putra putri Anda. Jangan sampai hal tersebut menjadi teladan yang buruk bagi anak.

Kegiatan membaca bersama juga bisa menjadi salah satu cara yang menyenangkan jika buah hati belum mahir membaca. Anda juga bisa sekaligus mengajak mereka untuk berdiskusi tentang pesan moral yang disampaikan oleh cerita pada buku anak tersebut.

Speak Your Mind

*