Cerita Anak Tradisional Membantu Perkembangan Pribadi Anak

Tahukah Anda bahwa kejelian Anda dalam memilihkan buku cerita anak dapat membawa pengaruh bagi perkembangan kepribadian dan kecerdasan anak? Pada usia emas atau golden age perkembangan seluruh aspek kecerdasan dan kepribadian anak akan mencapai batas maksimal dan ini tidak mungkin terulang lagi di sepanjang usianya. Oleh karena itu penting sekali bagi orang tua dan para guru untuk menerapkan pola asuh dan pola didik yang tepat agar anak dapat mengoptimalkan seluruh potensi kecerdasannya. Salah satu  sarana yang dapat dipergunakan sebagai sarana pendidikan untuk mengoptimalkan perkembangan anak adalah dengan dongeng atau cerita yang bisa bersumber dari buku atau audio.

Secara umum buku yang baik bagi anak usia dini adalah buku yang dapat menstimulasi kecerdasannya dan membawa pesan moral yang baik untuk pembentukan karakternya. Sebagai referensi Anda bisa memilih cerita tentang hewan-hewan, cerita pahlawan yang berjasa bagi tanah air, atau kisah tentang tokoh-tokoh agama yang diambil dari sejarah atau kitab suci. Selain tema-tema buku cerita di atas, Anda juga bisa mempertimbangkan untuk memperkenalkan cerita tradisional kepada buah hati Anda, karena tidak sedikit juga cerita tradisional yang mengandung nilai-nilai budaya bangsa yang dapat dijadikan suri tauladan bagi putra-putri Anda tersayang.

Cerita tradisional Indonesia

Hampir seluruh wilayah Indonesia mempunyai dongeng atau legenda yang khas tentang daerah tersebut misalnya tentang legenda terbentuknya atau tokoh pendiri daerah tersebut. Anda mungkin juga mengenal cerita tradisional tentang hewan seperti Si Kancil pencuri, Semut yang rajin, atau Buaya yang licik. Anda tinggal memilih cerita anak yang tepat untuk menggambarkan karakter yang ingin Anda ajarkan.

Bila si kecil belum dapat membaca Anda bisa membacakan cerita tersebut menjelang mereka tidur atau saat bersantai dan sedikit demi sedikit ajarkan pesan moral yang terkandung dalam dongeng asalkan masih relevan dengan jalan cerita. Selain akan mempererat hubungan antara anak dan orang tua, kegiatan mendongeng atau membacakan cerita juga akan membantu menanamkan karakter baik pada perkembangan kepribadian anak.

Dongeng yang tak cocok untuk anak

Sebagaimana seperti yang telah dikatakan di atas, orang tua dan guru harus cermat dalam menyeleksi buku cerita anak yang cocok bagi usia dan perkembangan anak. Anak usia dini tentu tidak pantas mengonsumsi cerita yang mengandung unsur percintaan, atau adegan memadu kasih karena nalar dan logikanya belum mampu mencerna tema seperti itu. Sebaiknya hindari juga buku cerita anak yang berpihak kepada pihak yang salah atau nakal yang justru mendapat kemenangan di akhir cerita karena anak bisa mengira bahwa berbuat licik demi mendapatkan keuntungan itu tidak menjadi masalah. Bila membacakan cerita fantasi kepada buah hati Anda, pastikan mereka memahami bahwa yang terjadi dalam jalan cerita itu bukanlah peristiwa nyata agar tidak terjadi kebingungan pada buah hati Anda.

Speak Your Mind

*