Buku Dongeng Anak vs Televisi

Tahukah Anda bahwa pada usia emas atau yang sering disebut periode golden age perkembangan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual anak akan berkembang secara maksimal dan masa-masa berharga ini tidak akan terulang lagi hingga seumur hidupnya? Oleh karena itu, pada usia emas ini orang tua harus menerapkan pola asuh yang tepat agar kecerdasan dan kreativitas buah hati berkembang secara maksimal. Cara yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkan kecerdasan buah hati adalah dengan mengajarkan kebiasaan gemar membaca sejak dini. Anda bisa mulai menanamkan kebiasaan baik ini dengan memberikan buku bacaan, misalnya buku dongeng anak yang bisa meningkatkan kecerdasan sekaligus membentuk karakter baik pada buah hati.

Pentingnya Buku Dongeng Anak

Sayangnya belum banyak orang tua yang menyadari pentingnya periode ini karena sibuk bekerja dan menyerahkan pengasuhan anak kepada pembantu atau baby sitter yang lebih sering menuruti saja keinginan si Anak termasuk menonton televisi yang lebih banyak menyuguhkan hiburan semata daripada tayangan edukatif. Beberapa penelitian bahkan mengungkapkan bahwa tayangan bagi anak pun bisa berpengaruh negatif bagi perkembangan buah hati, karena banyak memuat hal-hal yang belum sesuai dengan usia mereka seperti percintaan atau pornografi, dan menampilkan teladan yang buruk seperti kenakalan dan perkelahian.

Membaca buku justru memiliki lebih banyak manfaat bagi anak, yaitu meningkatkan kreativitas, meningkatkan kemampuan berbahasa dan menambah kosa kata, memberi informasi baru, dan memperluas pengetahuan. Melihat kenyataan tersebut, tentu memilihkan buku bacaan yang tepat termasuk buku dongeng anak merupakan suatu kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi.

Dengan buku dongeng anak yang bermutu kita bisa bahkan bisa membangun karakter baik anak karena ada pesan moral baik yang akan ditiru atau menjadi play stage bagi buah hati Anda. Kegiatan membaca buku dongeng bersama, atau membacakan cerita dongeng sebelum tidur akan membuat hubungan emosional antara orang tua dan buah hati menjadi semakin dekat dan akrab. Di antara waktu-waktu membaca dongeng tersebut, Anda bisa membantu buah hati memahami pesan moral yang disampaikan oleh cerita sekaligus menyelipkan beberapa nasehat yang sesuai dengan jalan cerita.

Speak Your Mind

*